Rabu, 11 Januari 2017

Pidato Megawati di HUT PDI-P

Jakarta, - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sejumlah instruksi kepada kader partainya dalam pidato peringatan HUT PDIP di JCC, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Instruksi tersebut dua di antaranya ditujukan kepada kader PDIP yang memegang amanah berupa jabatan politik dan pengurus partai baik pusat mau pun ranting.

Kepada kader PDIP yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Mega meminta mereka berhati-hati dalam mengambil keputusan politik. Hal itu disampaikan Mega dalam pidato politiknya di acara peringatan hari ulang tahun ke 44 PDIP. Mega mengingatkan bahwa posisi kader PDIP di legislatif adalah jabatan politik. Kesalahan dalam mengambil keputusan politik tidak hanya berdampak bagi diri pribadi dan keluarga. Kesalahan tersebut akan berdampak pada kehidupan seluruh rakyat.

"Hati-hatilah dalam membuat keputusan-keputusan politik, baik itu berupa perkataan, tindakan, produk politik baik berupa kebijakan politik legislasi, maupun kebijakan politik anggaran," kata Mega

Menurut Mega, kader PDIP yang duduk di legislatif mau pun eksekutif tak hanya dibutuhkan untuk mempertahankan kesatuan dan kebangsaan. Mereka dibutuhkan untuk mengambil kebijakan politik yang berpihak pada rakyat.

Kepada kader PDIP yang berada di luar eksekutif mau pun legislatif, Mega berpesan agar mereka menjadi 'Banteng Sejati'. "Kepada kader Partai di seluruh Indonesia, saya instruksikan jadilah "Banteng Sejati" di dalam membela keberagaman dan kebhinnekaan. Berdirilah di garda terdepan, menjadi tameng yang kokoh untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Mega.

Dia meminta kader PDIP di daerah untuk tidak ragu dan takut untuk menjadikan kantor partai sebagai rumah bagi rakyat untuk menyampaikan aspirasi.

San/ net

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :