Advertise Here

1/19/2022

Pengembangan UMKM, Bank Bjb Mesrakan Bali

BALI - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) berusaha menjawab tantangan digitalisasi di tengah keberagaman masyarakat dengan memberikan dukungan penuh berbagai program pengembangan UMKM.

Hal ini untuk terciptanya sebuah ekosistem bisnis yang baik serta sebagai upaya mewujudkan UMKM yang maju melalui program Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera).

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan dengan latar belakang pulau dengan keberagaman yang mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif serta merupakan centre of excellent pariwisata di Indonesia, bank bjb memilih Provinsi bali dengan meluncurkan kegiatan "bjb Mesrakan Bali".

"Dengan kegiatan ini bank bjb berkomitmen untuk ikut serta dalam menggerakan ekonomi umat dan mensejahterakan pelaku UMKM di sekitar rumah ibadah di Bali," ujar Yuddy Renaldi.

Kegiatan ini yang dilaksanakan pada Selasa 18 Januari 2022 di area pasar Badung, Bali ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman beserta Jajaran, dan Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi beserta Jajaran.

Dalam kegiatan ini dilaksanakan beberapa penandatanganan MOU dan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Bali mengenai berbagai aspek seperti pemberdayaan koperasi dan UMKM serta peningkatan pelayanan publik dan pengembangan potensi daerah.

Dalam kesempatan ini juga bank bjb memberikan simbolis Kredit bjb Mesra dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat terpadu (Pesat) bagi pelaku UMKM sekitar rumah ibadah di Bali dan penyerahan DPLK bank bjb bagi debitur Mesra.

Sementara itu, hingga kini sebanyak 7.695 debitur dari 1.168 kelompok di 9 Kota dan 18 Kabupaten dan 641 Rumah Ibadah telah merasakan Kredit bjb Mesra dengan outstanding Rp 29,9 miliar.

Kredit bjb Mesra merupakan program bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama bank bjb. Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) merupakan kredit tanpa agunan dengan nilai kredit Rp 500 ribu sampai Rp 5 juta. Kreditur hanya dikenai biaya administrasi saja. Kredit bjb Mesra diberikan secara berkelompok.

"Tujuan Kredit bjb Mesra adalah membantu masyarakat agar terhindar pinjol (pinjaman online) yang (bunganya) mencekik, kemudian agar terhindar dari jeratan rentenir atau bank emok serta lembaga-lembaga peminjam ilegal lainnya," kata Yuddy.

Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang lebih akrab disapa Cok Ace mengatakan "Pemerintah Provinsi Bali sangat mengapresiasi acara bjb Mesrakan Bali yaitu bersama-sama membangun Bali, yang sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali "Nangun Sat Kerthi Loka Bali" yaitu menjaga keseimbangan alam Bali beserta isinya dan berbuat kebaikan untuk sesama yaitu dengan diterimanya bantuan pembiayaan Kredit bjb Mesra oleh salah satu warga Bali merupakan perwujudan atas hal tersebut," ujarnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan "Kredit bjb Mesra diharapkan dapat memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat 100% termasuk masyarakat yang non bankable, hal ini untuk mengurangi jerat pinjol ilegal, rentenir dan lainnya. Dengan hadirnya bank bjb dapat memberikan pertolongan melalui inovasi dan solusi atas layanan perbankan. bank bjb merupakan salah satu perbankan terbaik di Indonesia akan siap mendukung dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, sebelumnya juga sudah ada program Beli Bali yang merupakan kerja sama antara bank bjb, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Bali khususnya untuk meningkatkan perekonomian di Bali. bank bjb juga memiliki Kredit bjb Indah (Infrastruktur Daerah) yang bisa diakses oleh Pemerintah Daerah untuk percepatan pembangunan untuk bisa dimanfaatkan, jadi masyarakat dibantu, korporasi dibantu, Pemerintah Daerah juga siap untuk dibantu," tutupnya.

Ridwan Kamil juga menyampaikan dirinya bangga terhadap pencapaian yang telah diraih oleh bank bjb dan berharap untuk terus meningkatkannya. *

Soal Arteria Dahlan minta Kajati Dipecat Karena Berbahasa Sunda, Yana: Itu Bahasa Ibu

BANDUNG - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyayangkan adanya wakil rakyat yang mempermasalahkan penggunaan bahasa Sunda ketika pelaksanaan rapat. 


Menurut Yana, hal yang wajar jika ada pejabat di Kota Bandung atau Jawa Barat yang menggunakan bahasa Sunda saat bekerja.


"Wajarlah, kita kampung di Bandung itu menggunakan bahasa ibu kita, bahasa Sunda," ujarnya di Taman Tegalega, Selasa 18 Januari 2022. 


Kota Bandung sebagai salah satu Tanah Pasundan, kental dengan bahasa Sunda dan budaya. Oleh karenanya, Yana berharap, semua bisa saling menghargai satu sama lain. 


"Tolong dihargai, kita ini punya bahasa daerah dan digunakannya juga di daerah kita," ujarnya. 


Tak hanya itu, bahasa Sunda hingga budaya pun diterapkan di Kota Bandung, salah satunya dengan program Kemis Nyunda. Di saat itu, sekolah, hingga instansi pemerintah menerapkan budaya Sunda. 


"Penggunaan bahasa Sunda di wilayah kita di berbagai kegiatan itu wajar. Itu ikhtiar untuk mempertahankan budaya sendiri, bahasa ibu," tegasnya. 


Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta maaf kepada masyarakat Sunda. 


Arteria Dahlan, politikus PDIP itu sebelumnya meminta Jaksa Agung memecat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara dengan bahasa sunda saat rapat kerja.


"Saya mengimbau Bapak Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di nusantara ini," kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil dalam jumpa pers di Kuta, Badung, Bali, Selasa, 18 Januari lalu.

Saung Tenaga Surya Hadir di Taman Tegalega

BANDUNG - Taman Tegalega Kota Bandung kini memiliki fasilitas teranyar, yaitu Saung Tenaga Surya.

Di saung ini, para pengunjung taman bisa mengisi daya energi untuk alat elektronik. Tiap sudut meja tersedia Universal Serial Bus (USB) untuk mengisi daya alat elektronik seperti handphone atau laptop. 

Hadirnya tempat itu diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Direktur Keuangan dan SDM PT. LEN Industri (Persero), Indarto Pamungkas serta Direktur Utama PT. Surya Energi Indotama, Bambang Iswanto di Taman Tegalega Kota Bandung, Selasa 19 Januari 2022. 

Saat ini, 5 Saung Tenaga Surya hadir di Taman Tegalega di antaranya 2 titik di Monumen Bandung Lautan Api, 2 di titik di Lampions Park dan 1 titik di area kolam Tirtalega. 

"Akan ada 10 saung tenaga surya. Di tempat ini baru 5. Sisanya di beberapa ruang publik lainnya. Alhamdulillah ternyata di Bandung ini PT LEN industri dan PT SEI bisa diaplikasikan di ruang publik untuk masyarakat," tutur Yana.

Dengan hal itu, Yana mengatakan perlunya pengawasan yang ketat untuk menjaga saung tersebut. 

"Memang perlu dijaga juga. Jadi ditempatkan yang ada pengawasan juga dipelihara oleh masyarakat juga," kata Yana.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan SDM PT. LEN Industri (Persero), Indarto Pamungkas menjelaskan, Saung Tenaga Surya merupakan dukungan dari perusahaan LEN dalam mendukung program Pemkot Bandung yaitu Bandung Ca'ang Baranang. 

"Energi fosil saat ini masih kita gunakan tetapi secara terus menerus akan mengakibatkan habisnya cadangan energi yang ada," katanya. 

"Maka dari itu perlu dilakukan peralihan kepada energi terbarukan. Penggunaan cahaya matahari sebagai sumber energi menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengurangi penggunaan energi fosil yang tidak dapat diperbaharui, " jelasnya. 

Ia menambahkan, dengan menggunakan panel surya penggunaan cahaya matahari dapat berubah jadi sumber energi baru. 

"Kota Bandung termasuk kota wisata banyak taman kota untuk dijadikan destinasi wisata baik warga Bandung atau warga luar. Hal ini mendasari kami untuk mendukung fasilitas umum, seperti taman di Kota Bandung dengan membuat saung tenaga surya," katanya. 

"Masing-maing titik saung dalam sehari mampu menghasilkan energi listrik sebesar 408 Watt Hour (WH) yang akan disimpan dalam baterai berkapasitas 700 WH, " katanya. 

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT. Surya Energi Indotama, Bambang Iswanto mengatakan, hal tersebut menjadi penyemangat untuk terus berkarya menjadikan energi surya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. 

"Di manapun, kapanpun dan oleh siapapun Kota Bandung dengan julukan Paris Van Java termasuk kota wisata yang memiliki banyak taman kota, " ujarnya. 

Saung Tenaga Surya LEN dan SEI merupakan buah karya anak bangsa yang memadukan budaya priangan, berupaya sebagai tempat berteduh dengan teknologi modern berupa energi terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). 

Dekarbonisasi merupakan peralihan bahan bakar fosil menjadi bahan bakar yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi jumlah emisi gas rumah kaca. Dekarbonisasi dapat dicapai dengan menerapkan teknologi maupun sumber energi rendah karbon, salah satunya energi terbarukan matahari.