Advertise Here

6/29/2022

Bimtek Apdesi Kabupaten Kerinci Diduga 'Mark Up' Dana

KERINCI - Diduga hamburkan anggaran dan ada penggelembungan dana, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) para kepala Desa dan Sekdes se- Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi yang berlangsung selama 8 hari di kota Bandung menjadi sorotan publik. Terutama pengamat kebijakan publik dan sejumlah Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) yang ada di kabupaten Kerinci.

Menurut Eko salah seorang pengamat kebijakan publik di Kabupaten kerinci mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kabupaten Kerinci itu memungut biaya sebesar Rp3,5 juta per orang. Sedangkan penggunaan anggaran yang sebenarnya tidak sebesar itu

"Kami menduga kuat, pihak panitia mengambil keuntungan besar dibalik kegiatan itu," ucapnya kepada wartawan, Selasa 28 Juni 2022.

"Saya dapat bocoran soal berapa biaya yang sebenarnya. Contoh, untuk akomodasi di Hotel Horison harga per pack nya berkisar antara Rp.425.000 hingga Rp.450.000 per orang. Nah sekarang coba lihat laporan pertanggungjawaban panitia, berapa besaran yang mereka laporkan. Yang jelas selisihnya cukup besar," bebernya.

Ia meminta agar pihak berwenang turut terjun mengungkap soal dugaan penggelembungan dana itu. Karena anggaran yang digunakan untuk kegiatan tersebut adalah anggaran negara.

"Aparat penegak hukum harus turun tangan, supaya ada efek jera ke depan," tandasnya.

Menurutnya, jika dilihat dari sudut efisiensi, kegiatan itu sebenarnya bisa dilaksanakan di Kabupaten kerinci, dan tidak harus jauh-jauh lintas provinsi.

"Disini juga kan fasilitas memadai, mengapa harus jauh-jauh ke Bandung, ada apa??," cetusnya.

Ia menduga, hal itu disengaja oleh panitia karena untuk mencari keuntungan. Apalagi jumlah peserta yang mencapai 516 orang.

"Saya punya informasi angka detailnya, jumlahnya cukup fantastis," kata dia yang enggan menyebut berapa besaran selisihnya.

Ia berharap pemerintah daerah Kabupaten Kerinci mengkaji ulang atas kebijakan mereka. Menurutnya terlalu sering melaksanakan bimtek itu bukan untuk memperbaiki cara kerja kepala desa, malah akan menjadi beban pikiran yang harus mereka pertanggung jawabkan.

Sementara itu, Sekretaris panitia Pelaksana Bimtek, Abdulrahman saat ditemui di sela-sela acara membantah isu tersebut.

Menurut dia, besaran iuran yang dibebankan kepada para kepala Desa hanya Rp 3,3 juta dan bukan Rp 3,5 juta.

" Informasi itu keliru, iuran yang sebenarnya adalah Rp.3,3 juta," kata dia saat ditemui, Rabu 29 Juni 2022.

Dana iuran sebesar Rp. 3,3 juta digunakan untuk membayar biaya penginapan, fasilitas peserta seperti kaos, tas, seminar kit dll. Termasuk untuk konsumsi peserta, makan siang dan coffe break.


" Jadi, biaya untuk 4 hari itu sebesar Rp.2,6 juta sedangkan untuk narasumber besarannya Rp.700 ribu,sehingga total iuran adalah sebesar Rp.3,3 juta, " jelasnya.

Baca Juga  Kota Bandung dan Inggris Bahas Pemanfaatan Big Data
" Tudingan penggelembungan dana itu tidak benar, kami siap di audit," kata Abdulrahman.

Ia menambahkan, alasan mengapa dilaksanakan di Kota Bandung karena selain telah diatur dalam Undang-Undang, juga para narasumber yang kebanyakan berasal dari pulau jawa.

" Jarak tempuh ke kabupaten Kerinci dari kota Jambi itu sekitar 10 jam. Sedangkan para narasumber kebanyakan dari pulau Jawa, kasihan terlalu jauh," ujarnya.
Lagipula, kata dia, penyelenggaraan diluar kab.Kerinci itu diperbolehkan dalam aturan.

" Soal tempat tidak ada masalah, karena dalam aturan diperbolehkan mengadakan di pulau Jawa , " Jelasnya.
Abdulrahman mengaku siap mempertanggungjawabkan segala pengeluaran kepada forum kepala Desa nantinya.

" Kami siap melaporkan pertanggungjawaban soal penggunaan anggaran," tutupnya.

Bank bjb Raih Indonesia Innovation Award 2022

JAKARTA - Bank bjb berhasil meraih penghargaan Indonesia Innovation Award 2022 kategori Financial Industry dari The Iconomics, karena dinilai telah berhasil melakukan berbagai langkah dan terobosan sehingga perusahaan tetap berkinerja baik di masa pandemi maupun pasca pandemi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Tedi Setiawan selaku Direktur Operasional bank bjb, pada Rabu (29/6)secara virtual, dalam acara Indonesia Innovation Award 2022 dengan tema "Cool, Creative, And Impacful". Dewan juri menilai bank bjb telah konsisten melakukan inovasi sehingga perusahaan terus bertumbuh positif.  

Penghargaan ini diberikan kepada bank bjb atas langkah-langkah yang merupakan terobosan, bersifat unik dan berbeda dibandingkan perusahaan sejenis di industrinya. Inovasi yang dilakukan bank bjb, semakin memberi kemudahan bagi stakeholders untuk mengakses dan memanfaatkan inovasi tersebut.

Dalam sambutannya Tedi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bukti nyata komitmen bank bjb untuk terus menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan kemudahan bagi para nasabah.  

"Bank bjb senantiasa melakukan inovasi, sebagai bagian dari komitmen kami untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Sekaligus juga memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi bagi negeri" ujarnya.

Menurutnya, penghargaan pada bidang innovation ini akan menjadi pendorong semangat bagi seluruh insan bank bjb untuk terus mempertahankan kinerja terbaik sekaligus berinovasi demi mengakselerasi pertumbuhan bisnis dan memberi manfaat besar bagi shareholder dan stakeholder.  

Bank bjb percaya, melalui inovasi berkelanjutan akan memberikan dampak kepada upaya untuk terus memperbaiki kualitas dan membentuk karakter perusahaan yang kuat dan adaptif untuk menghadapi tantangan yang diperlukan ada dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan usaha.

Disampaikan Tedi, pencapaian positif yang diperoleh bank bjb saat ini tidak lepas dari lahirnya berbagai terobosan yang mampu melampaui waktu sehingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.  

Sebagai catatan, bank bjb kini menghadirkan layanan perbankan fintech like yang dapat diakses di mana saja melalui gadget. Berbagai keunggulan yang dimiliki bank bjb juga dapat digunakan oleh instansi lain yang menjalin kerja sama.

Bank bjb telah menjalin kerja sama dengan perusahaan IT berskala internasional demi memperkuat infrastruktur digital. Kolaborasi dan kerja sama dengan perusahaan IT ini nantinya akan membuat kinerja BJBR lebih baik. Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi perseroan untuk terus meningkatkan pemanfaatan teknologi digital. Juga, menjadi bukti komitmen bank bjb dalam membangun ekosistem digital yang lebih masif.

Bank bjb akan terus melakukan kolaborasi dan inovasi digital, agar memberikan keamanan dan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi melalui bank bjb untuk memenuhi berbagai kebutuhan digital banking. 

*

80 Atlet Kota Bandung Bakal Berlaga di Pesonas 2022

BANDUNG - Sebanyak 80 atlet Kota Bandung menjadi bagian dari kontingen Jawa Barat yang akan mengikuti Pekan Special Olympic Nasional (Pesonas) yang digelar oleh Special Olympic Indonesia (SOIna) di Semarang, Jawa Tengah pada 3-8 Juli 2022 mendatang.

Pesonas merupakan ajang yang berisi kompetisi 12 cabang olahraga dan kegiatan lain seperti seni, budaya, kongres keluarga dan pemuda SOIna hingga pemeriksaan kesehatan. 

Sedangkan para atlet Kota Bandung akan mengikuti 11 cabor yang dipertandingkan.

Terkait hal itu, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap atlet yang akan berlaga mampu menorehkan prestasi di ajang tersebut.

Yana memastikan, Kota Bandung melaksanakan pembinaan dengan baik untuk menghadapi setiap kompetisi. 

"Kompetisi yang diikuti ini membuktikan Kota Bandung melakukan pembinaan," katanya saat menerima Pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna) Kota Bandung, di Balai Kota Bandung, Rabu 29 Juni 2022. 

Sementara itu, Ketua SOIna Kota Bandung, Abdul Karim menerangkan, beberapa cabor di antaranya, tenis meja, bulu tangkis, sepak bola, futsal, senam, renang, bocce, bola basket, dan voli.

"Ada jumlah Atlet yang akan mengikuti perlehatan nantinya itu 80 atlet untuk 11 cabang olahraga dan 15 pelatih," jelasnya. 

Ia mengungkapkan, para atlet berasal dari sekolah-sekolah yang ada di Kota Bandung. 

"Umur minimal 16 tahun, untuk atlet bukan hanya dari sekolah saja namun dari SLB yang ada di kota Bandung," katanya. 

Ia membeberkan, pada tahun 2018, Jabar meraih 12 medali emas dan 9 di antaranya disumbangkan oleh atlet Kota Bandung.

Ia berharap, tahun ini lebih mendapatkan prestasi yang lebih baik dari sebelumnya. 

"Karena jumlah atlet tahun ini lebih banyak, diharapkan kita dapat lebih banyak lagi emas dari tahun lalu ," tuturnya. 

Pekan Special Olympic Nasional (PeSONas) ke-1 Tahun 2022 merupakan agenda 4 tahunan sebagai pembaharuan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) SOINA yang sudah digelar sejak tahun 1990, bagi atlet bertalenta khusus (penyandang disabilitas intelektual).

PeSONas ke-1 Tahun 2022 akan digelar pada tanggal 3-8 Juli 2022 di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah tidak hanya mempertandingkan cabang olahraga, namun juga pementasan seni budaya, bagi atlet-atlet bertalenta khusus dari seluruh Indonesia. 

Ini juga merupakan ajang seleksi atlet yang akan mewakili Indonesia pada event Special Olympic World Summer Games Tahun 2023, di Berlin, Jerman.