Kamis, 17 Desember 2020

Pemkot Bandung Dukung Operasi Lilin 2020, Oded Harap Kasus Covid-19 Turun

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung penuh rencana Polrestabes Bandung menggelar Operasi Lilin Lodaya 2020, dalam rangka pengamanan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Oded M Danial saat mengikuti rapat virtual koordinasi persiapan pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2020, di Pendopo Kota Bandung, Kamis 17 Desember 2020.

"Semoga persiapan kita di dalam pengamanan menghadapi event besar yaitu Natal dan Tahun Baru bisa berjalan dengan lancar, memberikan keamanan dan kenyamanan untuk warga Bandung. Khususnya untuk saudara kita kaum Nasrani dan Kristiani," tutur Oded.

Rencananya, Operasi Lilin Lodaya akan berlangsung selama 15 hari terhitung mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 Operasi ini akan menurunkan petugas sebanyak 1.198 personel.

Karena libur Nataru kali ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka selain pengamanan, Satlantas Polrestabes Bandung juga akan berkolaborasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Selain untuk menciptakan situasi Bandung yang kondusif, Operasi Lilin Lodaya 2020 juga diharapkan mampu menurunkan angka pertumbuhan Covid-19 di Kota Bandung.

"Saya mengapresiasi ada rencana pengamanan Operasi Lilin Lodaya ini di combine (kombinasi) dengan pengawasan Covid-19, mudah-mudahan di situasi ini kita bisa menekan penyebaran virus Covid-19," harapnya.

Untuk pengamanan Natal dan malam tahun baru, Pemkot Bandung melalui Satuan Polisi Pamong Praja juga menyiagakan sebanyak 400 anggotanya. Mereka juga akan berpatroli dan membubarkan kerumunan.

Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik keramaian di Kota Bandung. Seperti Jalan Asia Afrika, Alun-alun, taman-taman, dan sejumlah titik lainnya yang berpotensi memunculkan kerumunan.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :