Selasa, 04 Agustus 2020

Walikota Bandung Ingatkan Para Lurah Berinovasi dengan Pondasi Keimanan

Bandung, - Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta para Lurah menjadi garda terdepan di masyarakat untuk berinovasi. Namun inovasi harus dibarengi dengan pondasi keimanan yang kokoh.

Oded mengungkapkan itu saat kegiatan Bersama Kajian Hikmah Subuh (Berkah Subuh) di Ruang Arab, Pendopo Kota Bandung, Selasa (4/8/2020).

Kegiatan Subuh Berkah tersebut dihadiri Lurah Sukarasa, Sarijadi, Tamansari, Sukabungah, Cibangkong, Cijagra, Cigereleng, Dago, Cicaheum, Warung Muncang, Sekejati, Wates, Cisaranten Wetan, Jatihandap, dan Pasir Impun.

Menurut Oded, seseorang yang memiliki iman kuat akan membuat hidupnya tenang. Terlebih para Lurah yang sedang menjalankan amanat menjadi pemimpin dari Allah SWT.

"Orang yang punya harta, jabatan tinggi kalau gelisah, koreksi diri. Jangan-jangan iman kita sedang tipis," katanya.

"Seseorang kadang-kadang imannya bisa kuat bisa juga turun. Bagaimana iman kita bisa terus stabil? Maka kita harus berdzikir kepada Allah SWT," imbuh Oded.

Oded mengatakan, dari tiga pilar pembangunan Kota Bandung, inovasi merupakan yang pertama harus dijalankan. Dalam Alquran pun Allah SWT sangat menganjurkan bahkan memerintahkan agar kita tidak lepas dari inovasi.

"Setelah kita membangun pondasi keimanan, aqidah yang kuat, maka berikutnya baru inovasi. Kalau inovasi dibangun di atas pondasi keimanan, insyaallah inovasinya pasti positif konstruktif," tuturnya.

Ia pun mengungkapkan, para Lurah bisa berkolaborasi dengan berbagai elemen. Seperti di pemerintahan bisa dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) dan Bagian Pemerintahan Umum (Penum).

"Saya harap Lurah berkolaborasi dengan Kabag Kesra dan Kabag Pemum untuk membangun komunitas masyarakat ini. Kolaborasi yang kokoh dan kuat, insyaallah kalau pemimpinnya bersatu, solid, bersama-sama. Saya yakin masyarakat akan mengikuti pemimpinnya dengan senang hati," katanya.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :