Selasa, 07 Mei 2019

Uu Apresiasi Program Bandung Aagamis

Bandung, - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengapresiasi sejumlah program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terkait peningkatan keimanan dan ketakwaan. Ia menyebut, program Pemkot Bandung memiliki banyak keselarasan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

"Tak hanya itu, keselarasan Pemprov Jabar dengan Pemkot Bandung juga dirasakan di sektor lainnya," ujar Uu.

Uu menyampaikan hal itu saat menghadiri Safari Ramadhan Provinsi Jawa Barat di Masjid Agung Al Ukhuwah Jalan Wastukancana, Selasa (7/5/2019). Hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Uu kemudian berpesan, ikatan emosional antara pemerintah dengan masyarakat harus terjalin, guna terciptanya keharmonisan suatu bangsa.

Oleh karena itu, silaturahmi dan komunikasi menjadi salah satu medium yang tepat untuk mencapai hal tersebut.

"Komunikasi yang baik adalah saat program pemerintah sampai ke masyarakat secara utuh tanpa dipotong-potong," kata Uu.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang telah mendukung Kota Bandung mewujudkan Kota Agamis.

"Pemerintah Kota Bandung memiliki program 1000 hafiz Quran di setiap Kelurahan, mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik," ujar Yana.

Yana juga menambahkan, program tersebut merupakan implementasi dari visi Kota Bandung yakni Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis.

"Semoga dengan program tersebut, Kota Bandung menjadi kota yang semakin religius," katanya.

Dalam Safari Ramadhan ini digelar bersama Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat tersebut. Pada acara tersebut diberikan pula santunan untuk anak yatim sebesar Rp12,5 juta (untuk 50 orang anak yatim), Rp5 juta (untuk 10 orang santri) dan Rp2,5 juta untuk marbot masjid. Red

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :