Minggu, 02 April 2017

Oded: Pembangunan Istimewa Harus Ada Peran Masyarakat

BANDUNG  - Wakil Wali Kota Bandung Oded M.Danial mengatakan, Pembangunan sebuah wilayah akan menjadi istimewa jika masyarakatnya ikut berbondong-bondong menyisihkan hartanya dengan bersedekah.


"Pembangunan sebuah wilayah dilakukan melalui dana APBD, namun akan terasa istimewa jika masyarakatnya sendiri mengambil peran dengan menyisihkan sebagian hartanya, jika setiap hari ibu-ibu diberi uang belanja 50 ribu oleh suaminya, menyisihkan Rp.500 untuk pembangunan wilayahnya mungkin terasa ringan namun efeknya akan sangat terasa," ujarnya.


Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Oded M.Danial saat memberikan tausiah kepada PC Muhammadiyah Kecamatan Cibiru di Mesjid Darul Ulum Komplek SMA dan SMK Muhammadiyah 2, Jalan Cilengkrang 2, Kota Bandung, Minggu (02/04/2017).


Dalam kesempatan tersebut, Oded mengajak seluruh jamaah untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Bandung, karena diperlukan sistem Button - Up, andil dari masyarakat untuk mensukseskan segala program yang sudah dirancang oleh Pemerintah Kota Bandung.


Selain itu, Oded mengatajan tujuannya datang ke PC Muhammadiyah Kecamatan Cibiru untuk bersilaturahmi dan memberikan arahan-arahan atau pesan. Karena, tugas seorang pemimpin diantaranya ialah turun ke masyarakat sebagai bentuk rasa tanggung jawabnya terhadap Allah SWT.


"Kedatangan mang Oded kesini tidak lain untuk bersilaturahmi dengan bapak dan ibu. Selain itu, sebagai tugas dari Allah SWT saat mang Oded dilantik, sesuai dengan amanat dari Allah SWT tentang kepemimpinan," ujarnya.


Lanjutnya, Oded berpesan semua manusia di dunia ini merupakan seorang peminpin, baik pemimpin umat, pemimpin keluarga maupun pemimpin untuk dirinya sendiri.


"Ingat, kita semua ialah pemimpin, maka dari itu kita harus melaksanakan segala Perintah-NYA, karena kelak akan dipertanggung jawabkan diakhirat," pesan Oded.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :