Selasa, 15 November 2016

Ormas Islam Banjar Dukung Penuh GNPF MUI

Kota Banjar, - Ratusan massa  ormas islam kota Banjar yang dipimpin oleh Ketua FPI Kota Banjar, Ust. Asep Muktar Gazali melakukan Aksi Unjurasa. Massa menuntut  pertama, Pihak Polresta dan Pemerintahan kota Banjar bisa mengapresiasi dan  mandukung penuh Gerakan Nasional Pengawalan Fatwa (GNPF) -Majelis Ulama Indonesia dalam kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Kedua, Mengutuk tindakan refresif pihak Kepolisian yang melakukan penembakan gas air mata dan peluru karet secara membabi buta kepada para demonstran di depan Istana tanggal 4 November 2016. Ketiga, Menuntut pihak Kepolisian agar tegak diatas hukum dan tidak terpengaruh dari upaya-upaya intervensi dari pihak manapun. Keempat, Menuntut Kepolisian melepaskan para peseraa aksi yang dituduh melakukan penyerangan terhadap aparat. Aksi dilakukan di Alun-alun Kota Banjar, Senin (15/11/16)

Pantauan wartawan peserta aksi terdiri dari antara lain Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Pemuda Islam (GPI), Pemuda Persis, Pemuda Muhamadyah,  Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Ormas Gerakan Rakyat Menggugat (Geram).

Massa longmarch ke Mapolresta Kota Banjar. Massa menyampaikan orasinya secara bergantian. Ketua FPI Kota Banjar, Asep Muktar Gazali mengatakan  Kami mendukung dan mengapresiasi penuh untuk terus menuntut keadilan penegak hukun melalui berbagai cara dan upaya konstitusional.

"Kami menyayangkan tindakan represif pihak kepolisian yang melakukan penembakan gas air mata dan tembakan peluru karet dengan membabi buta saat aksi 4 Nopember 2016 di depan istana," ucap Asep.

disampaikannya Menuntut pihak kepolisian berdiri tegak diatas hukum dan tidak terpengaruh upaya2 pihak manapun yang mengupaya mengintervensi jalannya proses hukum.

Massa diterima oleh kabag Ops Polresta Banjar,   Kompol Sohet mengatakan bahwa aspirasi diterima dan akan disampaikan kepada Polda Jabar.

Setelah si polresta banjar, massa bergerak ke Kantor Wali Kota Banajar. Massa  menyampaikan orasi yang pada intinya meminta pemerintah daerah kota banjar untuk menyampaikan ke pemerintah pusat terkait kasus penistaan agama yg dilakukan oleh Ahok.

Massa diterima oleh Wakil Wali Kota Banjar, Darmadji dan me.gatakan aspirasi diterima dan akan disampaikan ke Wali Kota Banjar untuk disampaikan ke pemerintah pusat. (Munir)

 

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :