Sabtu, 20 Februari 2016

Groundbreaking Taman Lalu Lintas Bandung

BANDUNG - Taman lalu lintas Bandung dengan luas kawasan 3,5 Ha dan mempunyai sejarah panjang sejak tahun 1958 tersebut mulai direvitalisasi. Hal tersebut ditandai dengan dilakukannya groundbreaking ceremony oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan management PT Toyota - Astra Motor (TAM), Sabtu (13/02/2016). 

Taman lalu lintas Bandung merupakan inisiatif para tokoh Kota Bandung yang sudah memiliki visi untuk membina pendidikan lalu lintas dari usia dini.

Menurut Ridwan Kamil, wahana tersebut merupakan sarana edukasi lalu lintas yang dapat langsung dipraktekkan oleh para pengunjung, yakni usia dini.

"Taman Lalu Lintas ini unik dan berbeda dengan lainnya, edukasi tak hanya dalam bentuk program pelatihan tapi dilakukan simulasi langsung di lapangan," katanya.

Ridwan pun menyampaikan terima kasih kepada toyota astra atas dana csr tersebut.

"Secara umum saya mengucapkan terima kasih kepada toyota astra motor karena dengan dermawan memberikan bantuan corporate sosial responsibility, sebesar 9 miliar untuk mengembangkan taman lalu lintas menjadi taman yang lebih modern," ujarnya.

Nantinya, taman lalu lintas ini, terbagi kepada 3 zona, yaitu zona kota, zona air dan zona gunung. Pembagiannya zona gunung sebesar 1.5 ha, zona kota 1 ha , dan 5 ribu meter untuk zona lain. 

Ridwan mengatakan revitalisasi akan dikerjakan selama 6 bulan. "Kalau selesai dalam waktu 6-9 bulan, taman ini akan menjadi taman yang paling canggih, karena bukan hanya urusan hijau-hijau saja, teknologi lingkungan dan transportasi pun akan dihadirkan," tuturnya.

Untuk pemeliharaan, Ridwan menjelaskan hal itu merupakan komitmen dari Toyota dan yayasan sedangkan tarif merupakan kewenagan yayasan.

"Kedepannya untuk pemeliharaan komitmen dari Toyota dan yayasan, kalo pemkot kan posisinya pemilik aset, karena hubungan kita lebih administrasi. Untuk kenaikan tarif itu kebijakan dar yayasan," terangnya. 

Sementara itu Ketua Dewan Pembina Yayasan Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasional Bandung Yul M Nazarudin menyambut baik program revitalisasi taman tersebut dan berharap bisa meningkatkan peran edukasi dari taman lalu lintas itu.

"Taman lalu lintas pada puncak kunjungan akhir pekan atau hari besar mencapai 7.000 hingga 10.000 pengunjung. Kami pun konsisten memberikan edukasi lalu lintas bagi usia dini," kata Yul.

Sementara itu VP Toyota Astra Motor Hendri Tanoto menyebutkan CSR dalam program revitalisasi taman lalu lintas itu sejalan dengan program "Car for Tree" dari perusahaan otomotif itu yang telah bergulir dimana salah satunya mendorong pelestarian alam dan penghijauan.

"Rencananya kami akan melakukan revitalisasi Taman Lalu Lintas dan melakukan modernisasi fasilitas di sana tanpa mengubah kondisi alamnya. Empat bagian yang akan direvitalisasi adalah area jalur jalan untuk edukasi lalu lintas, panggung kesenian, area tamasya keluarga dan area permainan air," kata Hendri Tanoto.

Menurut Hendri Tanoto dipilihnya Kota Bandung sebagai penerima CSR Toyota karena Kota Bandung merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia, terlebih Wali Kotanya yang concern terhadap lingkungan.

"Kenapa Bandung, karena Bandung Kota terbesar di Indonesia, dan pa wali Kotanya yang antusias  mendukung program lingkungan dan pendidikan, terutama taman taman tematik, dan ini merupakan yang paling cocok," ucapnya. (*)

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :