8/02/2023

Kemah Parpol Kota Bandung, Simbol Keakraban Menuju Pesta Demokrasi 2024

BANDUNG - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung menggelar Kemah Partai Politik (Patpol) di D'Riam Riverside, Jalan Raya Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Acara ini merupakan upaya Pemkot Bandung mewujudkan suasana Kota Bandung yang kondusif selama pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna. Dalam sambutannya, Ema menyebut acara ini sebagai simbol keakraban dan kegembiraan bagi insan politik dan seluruh masyarakat di Kota Bandung.

"Kita biasa mengenal kemah itu identik dengan keakraban, kegembiraan. Semoga tema dan judul acara ini dapat menjadi simbol keakraban, kegembiraan, untuk kita semua," kata Ema di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Rabu 2 Agustus 2023.

Ema juga menyebut pesta demokrasi di tahun 2024 adalah momentum yang perlu dirayakan bersama dalam suasana gembira, sukacita, namun tetap damai dan kondusif.

Ia juga menyebut, proses pemilihan baik itu pemilihan presiden, anggota legislatif, serta kepala daerah yang akan berlangsung nantinya bermuara pada pemerintahan yang dapat berbagai kebijakan dalam menghadirkan masyarakat yang lebih baik.

"Warna boleh berbeda, tetapi tujuan kita sama yaitu memilih putra-putri terbaik untuk proses pembangunan khususnya di Kota Bandung," pesannya.

Sementara itu Kepala Bakesbangpol Kota Bandung, Bambang Sukardi menyatakan, Kemah Politik merupakan acara rutin yang digelar oleh Bakesbangpol.

Senada dengan Ema, Bambang menyebut kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan menciptakan suasana damai selama Pemilu dan Pilkada Serentak di tahun 2024.

"Tentunya, tujuan kami sama. Sesuai tema acara ini, yaitu menciptakan suasana kota Bandung yang kondusif selama Pemilu dan Pilkada 2024," ucap Bambang.

Sebagai informasi, acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus dari masing-masing parpol yang berlaga pada Pemilu dan Pilkada 2024. Total, ada 18 parpol yang ikut serta dari Kota Bandung.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :