7/27/2022

Dorong Gaya Hidup Sehat, bank bjb Dukung Pocari Sweat Run Indonesia 2022

BANDUNG - Bank bjb mendukung Pocari Sweat Run Indonesia 2022 demi mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan rajin berolahraga dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Lomba lari yang berlangsung pada Minggu, 24 Juli 2022 ini menerapkan konsep hybrid dengan menggabungkan virtual dan offline dengan lima kategori jarak, yakni marathon, half-marathon, 10K, 5K, dan 3K.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan bank bjb mendukung Pocari Sweat Run Indonesia 2022 melalui program promosi pemberian tiket kepada nasabah perorangan mulai 19 Juli s.d 23 Juli 2022. Tersedia 100 tiket dengan rincian 50 tiket untuk kategori 10K dan 50 tiket untuk kategori Half Marathon.

"bank bjb senantiasa mendukung berbagai event olahraga seperti Pocari Sweat Run Indonesia 2022 sebagai bagian dari upaya mengajak masyarakat khususnya nasabah bank bjb menerapkan gaya hidup sehat," ujar Widi.

bank bjb memberikan tiket gratis lomba lari tersebut kepada nasabah baru yang membuka tabungan Tandamata dengan setoran awal Rp1 juta (10K) dan Rp1,5 juta (Half-Marathon).

Selain itu, tiket gratis 10K juga diberikan kepada nasabah baru maupun eksisting yang membuka SiMUDA/Berjangka dengan setoran awal Rp500 ribu (1 tiket) dan Rp1 juta (2 tiket). Untuk kategori Half-Marathon maka setoran awalnya Rp600 ribu (1 tiket) dan Rp1,2 juta (2 tiket).

"Nasabah akan mendapatkan tiket Pocari Sweat Run Indonesia 2022 dengan cara membuka rekening bank bjb dengan syarat dan ketentuan," kata Widi.

bank bjb sangat antusias mendukung event marathon dan sejenisnya karena olahraga lari punya banyak penggemar dari berbagai kalangan dan usia, baik muda maupun dewasa.

Selain itu, Pocari Sweat Run Indonesia 2022 yang telah memasuki tahun ke-9 ini menerapkan protokol kesehatan karena para peserta diwajibkan telah mendapatkan vaksinasi booster covid-19.

"bank bjb mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga namun tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Widi. *

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :