2/25/2022

Jelang G20, Kota Bandung Siap Sumbangkan Ide dan Gagasan

BANDUNG - Menjelang perhelatan Presidensi G20 Indonesia 2022, Kota Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum Urban 20 (U20). 


Forum tersebut mencoba merumuskan gagasan dan solusi tiga isu prioritas Presidensi G20. Yakni peran penting pemuda kota dan desa dalam pemulihan pasca pandemi, akselerasi inovasi teknologi dan literasi digital, serta pemulihan ekonomi pasca pandemi dengan penguatan lapangan kerja bagi pemuda.  


Selain U20, Jawa Barat pun menjadi jadi tuan rumah sejumlah kegiatan. Di antaranya forum Think 20 (T20) dan Youth 20 (Y20) yang merupakan pra acara Presidensi G20 Indonesia 2022.


Dalam forum dengan tajuk 'Urban 20 Talks: Kota, Desa dan Pemuda di Era Digital' hadir para pembicara berkompeten di bidang pembangunan kawasan yang akan membahas tiga isu utama perkotaan.


"Alhamdulilah Kota Bandung menjadi tuan rumah pada forum U20. Mudah-mudahan kita bisa memberikan sumbangsih pemikiran warga Kota Bandung untuk nanti menjadi statemen di G20, " kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada kegiatan Forum Urban 20 (U20) di Hotel Pullman, Kamis 24 Februari 2022 malam.


Salah satu pembahasan pada U20 yakni kepemudaan. Yana meyakini pemuda menjadi motor pembangunan. Peran pemuda mampu membantu juga roda pembangunan di wilayah. 


"Kita punya bonus demografi, sehingga pemuda menjadi motor penggerak pembangunan juga di Kota Bandung," ujarnya. 


Yana berharap ide maupun gagasan yang muncul pada forum tersebut bisa diimplementasikan. 


"Pemuda bisa sama-sama membangun Bandung jauh lebih baik lagi," kata Yana. 


Pada acara tersebut hadir juga Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.


Ia mengatakan, Presidensi G20 Indonesia 2022 menjadi periode paling krusial dalam proses pemulihan ekonomi global. Hal itu mengingat pandemi Covid-19 masih terus berlanjut, khususnya dengan adanya varian baru yang muncul.


"Presidensi G20 merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia dalam kancah global, guna menjawab berbagai tantangan internasional," katanya. 


"Tentunya kepentingan nasional juga menjadi perhatian Pemerintah Indonesia, yaitu mewujudkan pemulihan ekonomi yang inklusif, berdaya-tahan, dan berkesinambungan," imbuh Airlangga yang juga Ketua Sherpa G20 Indonesia. 


Pembicara lainnya yang hadir pada acara tersebut diantaranya, Gubernur DKI selaku U20 Co-Chair, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil selaku U20 Co-Chair; serta Bambang PS Brodjonegoro selaku Lead Co-Chairs T20, dan Puteri Komarudin selaku Ketua Delegasi Indonesia Y20 Italia 2021.


Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebutkan, pemanfaatan digital harus dilakukan sebaik-baiknya. Ada beberapa prinsip untuk menyelesaikan hal tersebut seperti harus proaktif, ilmiah, juga inovatif.


"Tahun ini kebangkitan ekonomi. Sangat ditunggu, makanya saya harap masyarakat untuk ikut partisipasi ide sehingga menjadi inspirasi juga kesimpulan pada U20," katanya. 


Sedangkan Ketua Delegasi Indonesia Y20 Italia 2021, Puteri Komarudin menerangkan, pada tahun lalu lebih dari 600 pemuda ikut andil dalam memberikan ide gagasan dalam berdiskusi untuk kemajuan negara. 


"Tahun ini, kita upayakan seperti ketenagakerjaan pemuda dan ketenagakerjaan di sektor informal, juga wirausaha sosial. Kita harap semua ini mampu dibahas dan lahir ide yang baik untuk diimplementasikan, " tuturnya.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :