10/11/2021

Oded:Taat Prokes Wujud Bela Negara

BANDUNG, - Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menilai setiap warga negara harus memiliki rasa cinta pada tanah air. Termasuk memiliki sikap bela negara yakni rela berkorban demi bangsa dan negara.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan sikap bela negara. Sebab wujud bela negara selalu mengalami penyesuaian dari masa ke masa tetapi indikatornya tetaplah sama.

"Misalnya untuk nilai rela berkorban. Indikatornya tetaplah sama namun wujud perilakunya yang menyesuaikan dengan kondisi bangsa terkini," ungkap Oded saat membuka Kegiatan Diklat Bela Negara di Dodik Bela Negara di Dodik Bela Negara di Cikole Lembang, Senin 11 Oktober 2021.

Di masa ini, Oded menilai, berjuang menuntaskan pandemi Covid-19 juga merupakan wujud bela negara.

Oleh karenanya, Oded meminta seluruh masyarakat Kota Bandung, khususnya unsur organisasi masyarakat (Ormas), unsur mahasiswa, dan unsur masyarakat lainnya yang saat ini mengikuti kegiatan bela negara agar bisa saling bahu membahu memiliki semangat berjuang untuk menuntaskan pandemi covid-19.

"Bela negara bisa diwujudkan dengan disiplin protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi Covid-19 untuk menciptakan herd immunity," katanya.

Oded berharap, setiap peserta bisa betul-betul menanamkan nilai-nilai bela negara dan mewujudkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

"Jangan lupa, selepas mengikuti pendidikan, nilai-nilai ini disebarkan di masyarakat supaya semakin banyak yang memahami dengan revitalisasi nilai-nilai bela negara," pinta Oded.

Perlu diketahui, kegiatan Diklat Bela Negara merupakan program dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung yang akan berlangsung selama dua hari, yaitu 11-12 Oktober 2021.

Nantinya setiap peserta akan dibekali materi terkait penanaman nilai-nilai Pancasila terhadap generasi muda, peran Ormas dalam implementasi bela negara, pembekalan pendidikan bela negara, dan peran serta masyarakat dalam implementasi bela negara. 

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :