Selasa, 16 Februari 2021

Yana Minta Kepala Sekolah Pahami dan Optimalkan PSP

BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta kepada para kepala sekolah asal Kota Bandung memahami sistem, model, dan tata kerja Program Sekolah Penggerak (PSP) di sekolah masing-masing. Hal itu agar dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bandung.

Yana mengatakan, pendidikan merupakan investasi yang sangat berharga. Sebab, dengan pendidikan yang berkualitas ini mampu mengubah wajah bangsa menjadi lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. 

"Saya yakin PSP ini bukan sekedar penyempurnaan program transformasi sekolah, tetapi juga lebih berorientasi kepada upaya mewujudkan indonesia maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. Yaitu melalui terciptanya pelajar Pancasila," ucap Yana saat memberi sambutan dalam sosialisasi PSP secara daring, Selasa, 16 Februari 2021.

Kendati sosialisasi dilaksanakan secara daring, Yana menyerukan agar hal ini tak lantas jadi hambatan bagi para kepala sekolah untuk mencerna setiap paparan. Program ini harus dapat terimplementasikan secara optimal.

"Acara sosialisasi hari ini mudah-mudahan menambah wawasan dan keterampilan para kepala sekolah dalam menerapkan PSP. Substansinya adalah menjadikan sekolah sebagai pencetak SDM masa depan yang berkarakter dan berintegritas," ujarnya.

Yana berharap, program ini mampu mengembangkan potensi siswa secara maksimal. Sehingga di samping memiliki kompetensi keilmuan yang mumpuni, juga sekaligus diimbangi oleh karakter yang kuat.

Sebagai pilar utamanya, sambung Yana, para pelajar memperoleh pemahaman terhadap pancasila, UUD 1945, konsep Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"PSP harus menjadi pembentuk karakter peserta didik. Sifat yang terbangun bukan hanya kesantunan dan toleransi
tetapi juga kemampuan meningkatkan kualitas diri," katanya.

"Yaitu bertumpu pada kecintaan terhadap bangsa dan negara," imbuh Yana.

Oleh karenanya, Yana kembali menegaskan, kepala sekolah sangat penting untuk memiliki pemahaman atas program ini. Sehingga mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh sekolah guna mendukung bagi perkembangan siswa.

"Pada posisi inilah peran kepala sekolah sangat strategis," katanya.

"Karena bisa memberdayakan seluruh potensi atau sumber daya sekolah untuk mendukung program tadi. Terutama menciptakan lingkungan sekolah yang memberi ruang tumbuhnya kreativitas dan inovasi peserta didik," lanjutnya.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :