Selasa, 24 November 2020

Pemkot Bandung Komitmen Fasilitasi Pengembangan KSM

BANDUNG -  Untuk meningkatkan perekonomian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tak bisa bekerja sendiri. Perlu ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menggerakannya.

Termasuk juga dukungan dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)
melalui program Business Development Center (BDC).

Terlebih tujuan program BDC adalah untuk mengembangkan KSM produktif di kawasan kumuh Perkotaan.

"Ini dapat meningkatkan daya beli sekaligus pendapatan keluarga KSM dengan daya saing usaha yang potensial," kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat acara Lokakarya/Forum Musyawarah Tingkat Kota BDC di Hotel Amaarossa Bandung, Selasa 24 November 2020.

Perlu diketahui, Kota Bandung mendapatkan Program Nasional Pemberdataan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) dan Program Peningkatan Mata Pencaharuan Keluarga (PPMK).

Menurut Yana, Pemkot Bandung memiliki peran yang strategis. Pemkot Bandung dapat menumbuhkembangkan KSM agar menjadi produk unggulan Kota.

"Secara ideal hubungan Pemda dengan pengelola BDC beserta usaha KSM itu bersifat mutualistik. Pemerintah sebagai fasilitator dalam memberikan dukungan pengembangan kapasitas BDC dan Usaha KSM dapat menghasilkan umpan balik berupa peningkatan kinerja perekonomian daerah," jelasnya.

"Seperti penyerapan tenaga kerja, penciptaan lapangan kerja, dan pengingkatan angka produk domestik regional brutto (PDRB)," lanjutnya.

"Menyadari pentingnya hal ini, kami berkomitmen melalui Komite BDC berkomitmen untuk menyelaraskan dan memfasilitasi program pengembangan dan pemberdayaan KSM Binaan, khususnya terkait akses permodalan dan perluasan jejaring usaha," Ucap Yana.

Yana berharap dengan kegiatan hari ini dapat melahirkan rumusan strategis dalam pengembangan BDC kedepan di Kota Bandung.

"Saya ucapkan terimakasih kepada kepengurusan Komite BDC periode tahun 2017-2020 atas kinerjanya dan selamat atas terpilihnya kepengurusan baru periode 2020-2023 agar dapat melanjutkan dan mengembangkan program BDC ke depan," harap Yana.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :