9/08/2020

Peluang Kota Bandung Raih Juara MTQ Beruntun Terbuka Lebar

BANDUNG, - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana optimistis Kota Bandung bisa kembali meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2020. Hal itu mengingat peserta dari Kota Bandung mampu menembus babak final di semua cabang yang dilombakan.

Dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat MTQ ke-36 ini, Kota Bandung yang bermaterikan 120 kafilah dengan kekuatan 54 peserta serta didukung official serta pembina unggulan. Semua bekerja keras mengejar target untuk mempertahankan predikat juara umum yang sudah diraih tujuh kali berturut-turut.

"Mudah-mudahan Kota Bandung bisa juara umum. Karena rata-rata masuk final," ucap Yana saat memberikan motivasi langsung kepada kafilah di Kabupaten Subang, Selasa, 8 September 2020.

Kendati Kota Bandung bertekad meraih juara umum delapan kali secara beruntun, Yana berharap, hal itu tak lantas menjadi beban. Justru harus bisa menjadi pelecut motivasi bagi para kafilah.

"Kita tidak membebani tapi mudah-mudahan dengan bekal dan bimbingan dari para pembina insyaallah mereka jadi percaya diri," tuturnya.

Yana tidak memungkiri apabila peta persaingan setiap daerah ini semakin ketat. Namun dirinya tetap meyakini kafilah Kota Bandung mampu lebih unggul. Sebab Kota Bandung juga terus meningkatkan kompetensi berlatihnya tanpa terlena oleh predikat langganan juara umum.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung, Medi Mahendra mengungkapkan peserta dari Kota Bandung mampu menembus 11 cabang yang dilombakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat MTQ ke-36 ini.

"Untuk sementara, ada 18 kafilah Kota Bandung yang menjadi finalis di semua cabang. Mudah-mudahan bisa meraih prestasi yang membanggakan," katanya.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :