Kamis, 30 Juli 2020

Ema: Pejabat Pemkot Bandung Harus Aktif dan Responsif

Bandung, - Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna meminta semua pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung aktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Para pejabat harus mengetahui kondisi kekinian yang terjadi di masyarakat.

"Setiap pejabat dalam level apapun harus aktif berkomunikasi dan aktif memberikan informasi bagi masyarakat Kota Bandung. Karena masyarakat akan selalu menunggu kebijakan-kebijakan yang disampaikan oleh Pemkot Bandung," kata Ema saat acara serah terima jabatan dengan pejabat lama di Auditorium Balai Kota Bandung, Kamis 30 Juli 2020., Kamis 30 Juli 2020.

Menurutnya, pejabat Pemkot Bandung harus kreatif dan berinovasi. Karena mereka dipandang memiliki kapasitas untuk memberikan sumbangsihnya membangun Kota Bandung khususnya pelayanan yang baik kepada masyarakat.

"Pejabat jangan memberikan retorika-retorika. Pelajari dan beradaptasi dengan tugas baru yang diamanahkan," jelasnya.

Ema meminta pejabat di Pemkot Bandung untuk dapat memupuk dirinya rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang diemban.

"Kewajiban pemerintah yaitu melindungi segenap masyarakat Kota Bandung. Maka dari itu tanamkan dalam diri bahwa kita ini mempunyai tanggung jawab dan posisi sangat strategis supaya ada rasa motivasi dalam diri saat melaksanakan tugas," imbuhnya.

Pada acara tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra yang telah dilantik Asep Saeful Gufron dan 3 Pejabat lainnya di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bandung melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dengan pejabat lama.

Asep Saeful Gufron sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perekonomian menerima Sertijab dari Kamalia Purbani yang merupakan Pelaksana tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Sementara itu tiga pejabat lainnya yang melakukan Sertijab yaitu Medi Mahendra sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan , R. Budhi Rukmana (Kepala Bagian Perekonomian) dan Hendrawan Setia wiwaha (Kepala Bagian Pemerintahan). 

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :