Minggu, 19 November 2017

Dengan 'SULAP', Yossi ajak Warga Bandung Jaga Nilai Keislaman

BANDUNG, - Gelar Subuh Keliling di Lapang (Sulap), Sekda Kota Bandung ajak Masyarakat Jaga Nilai Nilai Keislaman. 

Shubuh keliling menjadi Program pemerintah Kota Bandung yang kini rutin dijalankan Pimpinan Kota Bandung disetiap minggu, salah Satunya Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto yang sudah rutin menggelar Shalat Shubuh Keliling ke setiap daerah di Kota Bandung di Hari Minggu. 

Sholat Shubuh Keliling yang dikunjungi Sekda kali ini berbeda, pasalnya Shubuh Keliling kali ini digelar bukan di masjid melainkan  di lapangan terbuka Rt 05 RW 06 Kelurahan Pasirbiru Kecamatan Cibiru Kota Bandung. 

Sekretaris Daerah Kota Bandung dalam arahnya mengucapkan apresiasi kepada masyarakat di kelurahan Pasir Biru khusunya karena semangat masyarakat menjaga nilai nilai keislaman dengan konsisten menggelorakan shalat subuh berjamaah. 

"Alhamdulillah saya sangat berterimakasih kepada masyarakat khususnya dengan jamaah yang penuh ini menjadi representasi semangat daerah ini untuk konsisten dalam semangat islam" ungkapnya. 

Pihaknya kemudian mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai nilai keislaman karena dengan dijaganya nilai keislaman dapat menciptakan keharmonisan di Kota Bandung.

"Mari kita selalu menjaga nilai nilai keislaman untuk keharmonisan Kota Bandung, " ungkapnya. 

Tak hanya itu Sekda Kota Bandung mengutarakan nikmat menjadi orang Islam menurutnya ialah ibadah. Sehingga hidup yang dijalani tidak akan sia-sia. Segala sesuatu diniatkan dengan ibadah, setiap energi yang dikeluarkan akan menjadi manfaat bagi hidup manusia.

"Salah satu nikmat menjadi umat Islam ialah rangkaian ibadahnya. Jika segala aktivitas diniatkan karena ibadah segalanya tidak akan sia-sia. Dan segala energi yang dikeluarkan dari diri kita akan bermanfaat," ungkapnya.

Red

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :