Selasa, 11 April 2017

Perhatian Pemkot Bandung ke Fahri Proporsional

BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil Menjenguk   kondisi Muhammad Fahri Asidiq (11), anak penderita tulang rapuh (Osteogenesis Imperfecta), di Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Selasa (11/04/17).


Pria yang karib disapa Emil ini berharap, Fahri tidak minder dengan kondisi fisiknya yang tidak sempurna dan tetap memiliki keinginan untuk membuat karya.


Emil yang tiba di kediaman Fahri sekitar Pukul 09.00 meminta Fahri untuk mengenal ilmuwan Stephen Hawking yang lumpuh akibat penyakit ALS atau Amyotrophic Lateral Sclerosis yang dideritanya dan tidak patah semangat menjalani hidup.


"Mungkin cerita Stephen Hawking bisa memotivasi, Orang jenius walaupun secara fisiknya tidak bisa banyak melakukan pergerakan tapi kejeniusannya datang dari pikirannya," ujar Emil kepada Fahri sambil menyerahkan secarik kertas bertuliskan Stephen Hawking kepada Fahri.


Ditambahkan olehnya kekurangan fisik  tidak menjadikan alasan seseorang untuk membatasinya dalam berkarya, kekurangan dalam fisik bisa dipandang keunikan yang  memotivasi diri untuk menjalani hidup.


"Setiap manusia, Allah menciptakan  dengan keunikan, keunikan bahasa saya. Jadi jangan  melihat itu sebagai kekurangan, jangan melihat itu sebagai kecacatan, tetapi sebagai keunikan. Dari keunikan, manusia akan punya kelebihan. Kelebihan manusia bisa dengan pikiran bisa dengan tindakan, tulisan dan sebagainya," tambahnya. 


Penanganan Fahri sudah difasilitasi oleh Dinsos Kota Bandung dan Pemerintah daerah sekitar, sebelumnya Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial telah mengunjungi Fahri pekan lalu.


"Perhatian pemkot Bandung proporsional bentuknya macam macam, ada laptop bantuan keuangan dan bantuan lainnya" tandasnya

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :