Senin, 20 Maret 2017

PWI Pokja Kota Bandung Gelar Pasanggiri Busana Perjuangan

Bandung - Dalam rangka turut serta menyemarakkan Perayaan Peringatan Peristiwa "Bandung Lautan Api", Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung akan menyelenggarakan "Pasanggiri Busana Perjuangan Bandung Lautan Api" antar SKPD se-Kota Bandung tahun 2017.

Kegiatan tersebut merupakan gebrakan awal terbentuknya kepengurusan baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung periode 2017-2019, juga sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus kepada lingkungan Pemerintah Kota Bandung.
Sebelum lomba digelar para 'Pejuang' (perserta lomba, red) diawali melakukan registrasi peserta yang sebelumnya telah mendaftarkan diri ke panitia.

Ratusan pejuang yang didominasi kaum muda dengan semangatnya mengikuti lomba pasanggiri tersebut dengan manampilkan gaya dan pakaiannya masing-masing.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Bandung yang diwakili Asisten Pembangunan, H. Iming Achmad. Diteruskan dengan Ketua PWI Pokja Bandung, Hardiansyah yang turut mempekenalkan dirinya yang baru menjabat sebagai ketua PWI Pokja Kota Bandung, serta menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan awal kepengurusannya.

Kegiatan ini mengambil tema "Pasanggiri Busana Perjuangan Bandung Lautan Api antar SKPD se-Kota Bandung Tahun 2017" dalam rangka menyemarakan perayaan peringatan peristiwa Bandung Lautan Api ke -71 tahun.

Puluhan peserta utusan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Nampak antusias unjuk keberanian tampil di atas catwalk dalam balutan busana khas pejuang kemerdekaan, Sabtu (18/3/2017) di Gedung Serba Guna Balaikota, jalan Wasrukencana no 2 kota Bandung.

Salah satu tujuan gelaran tersebut, untuk memberikan wawasan mengenai sejarah dan budaya Kota Bandung, ungkap Ketua PWI Pokja Kota Bandung Hardiyansyah dalam sambutannya. "Kami berharap agar masyarakat Kota Bandung terutama jajaran SKPD menjadi paham mengenai perjuangan dan pengorbanan para pejuang terdahulu," ujar pria yang akrab disapa Andhy kepada wartawa di sela-sela acara.

Hal senada diungkapkan istri Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Atalia Praratya yang mengaku bangga karena dapat melihat masyarakat Bandung memiliki kecintaan luar biasa terhadap sejarah.

"Ini adalah satu arti khusus tentang bagaimana kita memperingati peristiwa Bandung Lautan Api. Karena sejarah tidak akan pernah hilang maka jangan sekali-kali melupakannya," ujar Atalia.
Atalia memberikan satu apresiasi khusus bagi jajaran pungurus PWI Bandung sebagai inisiasi acara karena mampu menunjukan kecintaannya terhadap sejarah

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :