Sabtu, 25 Maret 2017

Oded: Pemimpin Harus Bisa Membimbing dan Mengayomi

Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial menuturkan bagaimana menjadi pemimpin yang baik kepada warga Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, saat bersilaturahim dengan warga, Sabtu (25/3/2017). Ia mengatakan, setiap manusia adalah pemimpin bagi dirinya. Maka manusia memiliki tanggung jawab untuk memimpin diri sendiri.

"Kalau orang sudah bisa memimpin diri sendiri, ia tidak akan buang sampah sembarangan, tidak mengganggu orang lain, dan tidak melanggar aturan-aturan lainnya," jelas Oded.

Ia mengapresiasi warga Babakan Surabaya yang sudah bisa menjaga lingkungannya sehingga asri dan bersih. Sepanjang jalan, tidak ada satupun sampah ditemukan. Dinding kosong pun dicat dengan mural oleh inisiatif warga sendiri.

Dalam konteks kemasyarakatan, ada pula tugas-tugas yang juga harus dilaksanakan oleh pemimpin masyarakat, seperti ketua RT, RW, hingga wali kota. Ia lalu mengutip salah satu ayat Al-Quran yang menyatakan kewajiban seorang pemimpin.

"Pemimpin itu harus memiliki sifat membimbing, mengarahkan, mengayomi, dan mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya," katanya.

Bagi Oded, menjadi seorang pemimpin itu berat, sebab tidak hanya harus bertanggung jawab kepada rakyatnya tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, menjadi pemimpin tidak boleh mendzalimi siapapun.

Di samping itu, Oded juga menjelaskan tentang peran serta masyarakat dalam pembangunan. Salah satu permintaan Oded kepada masyarakat adalah ketaatan dan dukungannya pada program-program pemerintah.

"Pemerintah mengajak warga untuk selalu bergotong-royong, ada program Gerakan Pungut Sampah, Magrib Mengaji, dan sebagainya. Tolong diikuti dan didukung," pesan Oded.

Ia menjamin bahwa seluruh program yang digulirkan pemerintah adalah demi kebaikan masyarakat. Tidak ada pemerintah manapun yang ingin masyarakatnya tinggal di tempat dan tidak sejahtera.

"Maka mari kita saling mendoakan, semoga para pemimpin di Kota Bandung senantiasa istiqamah dan dapat menjalankan amanah dengan baik. Dan semoga masyarakatnya menjadi warga yang shalih dan selalu menebar kebaikan," tutup Oded.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :