Rabu, 02 Maret 2016

Oded: Ada 5 Strategi Penanggulangan Kebakaran di Kota Bandung

Bandung,  KM -  Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial menjadi pembicara mewakili Kota Bandung bersama dua kota lain dari Surabaya dan Kabupaten Siak dalam acara rapat koordinasi (rakor) nasional dengan tema penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam pengurangan resiko kebakaran di daerah kabupaten dan kota di Hotel Prata Jasa, Selasa (1/3/2016). 


Rakor nasional tersebut merupakan bagian dari Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran ke 97 yang diikuti oleh seluruh pemadam kebakaran Indonesia yang digelar di lapangan Simpang Lima Semarang.


Dalam diskusi panel yang dimoderatori oleh Prof. Suprapto, Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial memaparkan strategi penanggulangan bencana kebakaran khususnya di Kota Bandung.


Oded mengungkapkan hal-hal yang menjadi strategi pemerintah dalam penanggulangan bencana kebakaran diantaranya selain mengoptimalkan peran pemerintah internal di wilayah kota tetapi mengoptimalkan sekitar wilayah perbatasan khususnya seputar Bandung Raya.


"Kita melakukan silaturahmi, menjalin hubungan baik dengan wilayah tetangga kita, jadi ketika ada bencana kebakaran di wilayah kita, pemadam Kebakaran dari Kota lain datang dan saling membantu," paparnya.


Lebih lanjut Oded mengatakan ada 5 hal yang dapat meningkatkan peran dinas, pertama  menerapkan tiga pilar inovasi, desentralisasi dan kolaborasi, kedua, meningkatkan koordinasi antar lembaga, sistem komunikasi, proses penyuluhan, dan menjalin silaturahmi dengan wilayah perbatasan.


Oded menambahkan beberapa hal sistem komunikasi dan koordinasi dalam penganggulangan bencana lewat Bandung Comand Centre (BCC) yang terkoneksi hingga ke kewilayahan kecamatan. Hal tersebut terbilang sangat efektif.


Tak hanya itu pemberdayaan motor-motor penyiram tanaman di kewilayahan, yang dapat difungsikan menjadi alat pemadam pertama untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses menjadi solusi alternatif.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :