Jumat, Februari 27, 2026

Siskamling Siaga Bencana Kebon Gedang Jadi Forum Evaluasi Pemberdayaan Warga


BANDUNG, Kilas Media -
 Kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-85 di Kelurahan Kebon Gedang, Kota Bandung, tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang dialog antara warga dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat. Forum ini menyoroti berbagai isu, termasuk partisipasi warga dalam program-program lokal.

RW 06 menjadi perhatian utama karena masih rendahnya keterlibatan warganya. Bahkan, tidak ada yang bersedia menjadi petugas Gaslah, program pemilahan dan pengolahan sampah yang dijalankan Pemkot Bandung. Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, “Di sini kita memang sedang fokus melihat permasalahan. Tadi ada Ketua RW 06 yang mengeluhkan partisipasi dan pemberdayaan warga kurang. Bahkan tidak ada yang mau jadi petugas Gaslah”. 

Pemkot Bandung berencana mendalami penyebab minimnya partisipasi warga dengan melibatkan anggota DPRD. “Kita ingin melakukan pendekatan bersama anggota DPRD untuk melihat ada apa. Jangan-jangan program pemerintah kurang menarik bagi masyarakat. RW 06 akan kita dalami lebih dalam,” kata Farhan, Jum'at 27 Februari 2026.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam berbagai program pemerintah.

Selain partisipasi warga, forum Siskamling juga membahas program Prakarsa yang berbasis data hingga tingkat RW. Farhan menekankan pentingnya pembaruan data secara berkala, “Tiga bulan lagi kita akan melakukan pendataan ulang. Kondisi warga bisa berubah dalam waktu singkat, jadi datanya harus akurat.”

Isu lain yang dibahas adalah kepesertaan BPJS Kesehatan. Dari total 1.534 warga RW 08, sebanyak 619 orang tercatat memiliki BPJS dengan tingkat keaktifan 78,45 persen. Farhan menuturkan, “Alhamdulillah tidak rendah, tapi target kita 80 persen. Semakin tinggi keaktifan, semakin tinggi juga UHC. Artinya siapa pun di Kota Bandung tidak boleh tidak mendapatkan layanan kesehatan.”

Forum ini juga menyoroti masalah sanitasi, di mana masih ada dua rumah yang belum memiliki septic tank. Pemkot Bandung memastikan intervensi dilakukan berkelanjutan, sambil memanfaatkan Siskamling Siaga Bencana sebagai instrumen evaluasi. Farhan menegaskan, aspirasi warga termasuk soal partisipasi menjadi penting untuk memperbaiki efektivitas program di tingkat RW.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :