Rabu, Agustus 20, 2025

HUT ke-80 Provinsi Jabar, Ini yang Disampaikan Gubernur

BANDUNG, Kilas Media - Pembangunan di Jawa Barat (Jabar) adalah untuk anak cucu. Hal tersebut ditegaskan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi pada Rapat Paripurna DPRD Jabar dalam rangka Peringatan Hari Jadi Ke-80 Jabar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (19/7/2025).

"Kita membangun bukan untuk satu tahun atau lima tahun, bukan untuk kita, tapi untuk anak cucu kita," tegasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya pembangunan yang berakar pada alam. "Pembangunan adalah ritme sejati antara keselarasan alam dengan tanahnya. Tata nilai itu ada dalam Sanghyang Siksa Kandang Karesian," ucapnya.

Naskah didaktik berbahasa Sunda Kuno berbentuk prosa tersebut, lanjutnya, bukan hanya mengurai sejarah Sunda, tetapi juga mengenalkan nilai-nilai luhur masyarakat Sunda.

Selain itu, Gubernur menilai, pembangunan harus berpijak pada bumi, dalam arti berdasarkan fakta.

"Enggak penting bagus atau dipuji, yang harus diceritakan adalah fakta sebelumnya. Ceritakan apa yang terjadi karena di era demokrasi dan media sosial ini, harus lahir pemimpin yang peka, pemimpin yang pancasampurna," terangnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan karnaval budaya yang diikuti seluruh kabupaten/kota serta organisasi perangkat daerah di Jabar.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto memimpin rombongan pawai Disdik Jabar dengan membawa dongdang dan menampilkan tarian tradisional oleh guru serta siswa Jabar. Karnaval budaya dimulai dari Gedung Merdeka, lanjut ke Balai Kota Bandung, dan berakhir di halaman Gedung Sate.

***

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :