6/26/2023

Libur Cuti Bersama Iduladha, Bisa Naikkan Sektor Pariwisata dan Pendapatan Daerah

BANDUNG - Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menyebut libur cuti bersama Iduladha pada 28-30 Juni 2023 dapat berdampak positif  terhadap kunjungan wisatawan ke Kota Bandung dan juga berpotensi menaikan pendapatan daerah.

"Lima hari ini (cuti bersama) akan terjadi hal yang cukup signifikan, karena kunjungan orang ke kota Bandung itu akan meningkat," kata Ema saat menjadi pembina upacara mulai bekerja di Balai Kota Bandung, Senin 26 Juni 2023.

Menurutnya, akan ada kenaikan jumlah wisatawan selama libur Idul Adha mendatang. Ia memprediksi okupansi hotel juga akan meningkat saat libur panjang.

Untuk itu, kata Ema, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung untuk dapat memanfaatkan momen tersebut, untuk dapat meningkatkan realisasi pendapatan daerah.

"Karena dalam 5 hari ini, kalau mau cek terutama hotel-hotel yang ada di kota Bandung, saya yakin itu akan terjadi peningkatan yang cukup signifikan," ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pemerintah telah menetapkan tanggal 29 Juni 2023 sebagai hari libur nasional serta menambah hari libur cuti bersama pada tanggal 28 dan 30 Juni 2023.

Di luar itu, Ema mengatakan terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 juga menjadi momentum untuk peningkatan pendapatan daerah. Terlebih, Stadion GBLA dan Sidolig kemungkinan akan menjadi venue latihan maupun pertandingan.

"Kalau ini betul-betul terealisasi, diperkirakan pada November kalau itu nanti terjadi GBLA termasuk Si Jalak Harupat di kabupaten Bandung itu dipakai venue. Orang-orang yang menggemari sepak bola akan datang ke sini," kata dia.

Bahkan Ema memprediksi, ada lompatan kunjungan masyarakat dunia datang ke kota Bandung.

"Mereka akan menginap dan makan di Kota Bandung. Ini potensi yang luar biasa," kata dia. 

"Tentunya target Rp2,4 triliun dari pajak daerah di Tahun Anggaran 2023 ini mudah-mudahan bisa tercapai," harapnya.

kilas media

@ Hikmah Harian

”Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu, pen), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (Lafadz ini adalah lafadz Muslim no. 122)

Subscribe via Email :